Minggu, 26 Desember 2010

Penggolongan Obat

Ada 7 (tujuh) versi penggolongan obat menurut buku Ilmu Resep oleh Drs. H. A. Syamsuni Apt. Yaitu:

Menurut Kegunaan Obat:
  • Untuk menyembuhkan (terapeutik)
  • Untuk mencegah (profilaktik)
  • Untuk diagnosis (diagnostik)
Menurut cara penggunaan:
  • Medicamentum ad usum internum (untuk pemakaian dalam) yaitu melalui oral, diberi etiket putih.
  • Medicamentum ad usum externum (untuk pemakaian luar)yaitu selain pemakaian melalui saluran pencernaan, diberi etiket putih.
Menurut cara kerja:
  • Lokal: bekerjapada jaringan setempat, contoh: pemakaian topikal / pada kulit
  • Sistemik: obat didistribusikan ke seluruh tubuh melalui oral
Menurut undang-undang:
  • Narkotika (obat bius atau daftar O = opium), dapat menimbulkan ketagihan harus  dg pengawasan dokter, contoh: candu, opium, morfin
  • Psikotropika (obat berbahaya), memengaruhi proses mental, contoh:ekstasi, diazepam, barbital.
  • Obat Keras (daftar G = Geverlijk = berbahaya) adalah obat yang memiliki dosis maksimum atau terdaftar sebagai obat keras, diberi tanda khusus berupa lingkaran merah dengan hurup K, semua obat baru, dan seidaan parenteral.
  • Obat bebas terbatas (daftar W = waarschuwing = peringatan), dengan lingkaran berwarna biru serta diberikan tanda peringatan.
  • Obat bebas, yaitu dapat dibeli secara bebas dan tidak membahayakan dengan tanda lingkaran berwana hijau.
Menurut sumber obat: dapat bersumber dari
  • Tumbuhan, misalnya: digitalis, kina
  • Hewan, misalnya: minyak ikan, cera, adeps lanae
  • Mineral, misalnya: iodikalii, parafin, vaselin
  • Sintetis, misalnya: kamfer  sintetis, vitamin C
  • Mikroba, misalnya: antibiotik penisilin
Menurut bentuk dan sediaan obat:
Menurut proses fisiologi dan biokimia dalam tubuh:
  • Obat farmakodinamis, yang bekerja dengan mempercepat atau memperlambat proses fisiologis atau fungsi biokimia tubuh, contoh: hormon, diuretik, hipnotik, dan obat-obat otonom
  • Obat kemoterapetik, dapat membunuh parasit dan kuman di dalam tubuh, misal: antikanker, antibiotik, antiparasit
  • Obat diagnostik, yaitu membantu untuk melakukan diagnosis atau pengenalan penyakit, misalnya barium sulfatuntuk diagnosis penyakit saluran lambung-usus
writer note: semoga bermanfaat untuk pembaca, jangan beli obat sembarangan ya ^_^

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Narsizzz..... ^_^

You Love Me