Kamis, 01 Desember 2011

EKSIPIEN TABLET DISINTEGRAN

 DISINTEGRAN

Fungsi: untuk memudahkan hancurnya tablet ketika berkontak dengan cairan saluran cerna.
Disintegran ada dua macam, yaitu :
-           Penghancur dalam: disintegran dicampur dengan bahan lainnya sebelum ditambah dengan larutan penggranul
-           Penghancur luar : disintegran ditambahkan setelah granul terbentuk
Ditambahkan dua macam penghancur ini jika tablet dibuat dnegan cara granulasi.

1. Starch (amylum) (HOPE, 5th 723)
Mekanisme kerja disintegrasi oleh starch :
-           dengan membentuk pathways dalam matriks tablet sehingga air dapat masuk melalui pori (kapiler) sehingga menghancurkan tablet
-           starch mengembang ketika terekspos oleh air
-           saat pengempaan, terjadi distorsi pada bentuk starch; ketika terekspos oleh air, terjadi rekoveri bentuk starch
(Lachman Tablet, 175)
Pemakaian : 3-15 %, merupakan disintegran yang paling umum digunakan. Pemakaiannya disesuaikan dengan jenis starch, tekanan pengempaan, dan kandungan air massa cetak
Kelarutan : Praktis tidak larut dalam etanol dingin (95%) dan dalam air dingin
pH              : 5,5-6,5 pada 25°C (2% w/v aqueous dispersion of corn starch)
Stabilitas dan Penyimpanan : Penyimpanan di tempat yang sejuk, kering, dan dalam wadah kedap udara.
OTT : -
Keamanan : Starch merupakan senyawa makanan yang dapat dimakan yang dikenal secara luas keamanannya.
Perhatian khusus : Simpan dalam tempat yang bersih, kering, dan ruang berventilasi baik. Sebelum digunakan, harus dikeringkan pada suhu 80-90 °C untuk menghilangkan air yang terabsorpsi.

2. Starch 1500 (HOPE, 5th 731)
Pemakaian : sebagai disintegran digunakan 5-10 %.
Kelarutan : praktis tidak larut pelarut organik. Sedikit larut dalam pelarut air dingin.
pH                   : 4,5-7 untuk larutan dispersi 10% b/v.
Stabilitas dan Penyimpanan : stabil tetapi higroskopis. Disimpan di wadah yang tertutup baik dan kering.
OTT : -
Keamanan : Banyak digunakan di dalam formulasi sediaan tablet oral, merupakan bahan nontoksik dan noniritasi.
–      Merupakan disintegran yang baik dan ditambahkan dalam campuran kering (dalam fasa dalam dan atau fasa luar pada metoda granulasi kering atau kempa langsung, atau dalam fasa luar pada metoda granulasi basah)
Perhatian: tidak boleh diberikan pada massa basah

3. Sodium starch glycolate (primogel, explotab) (HOPE, 5th,701)
Merupakan serbuk dengan aliran yang baik yang digunakan sebagai penghancur pada pembuatan tablet dengan metode kempa langsung atau granulasi basah. Meskipun keefektifan kebanyakan penghancur dipengaruhi oleh eksipien hidrofobik seperti lubrikan, tetapi tidak berlaku untuk keefektifan primogel. Meningkatnya tekanan kompresi tablet juga tidak mempengaruhi waktu hancur.
(HOE h.581)
Pemerian : serbuk yang memiliki laju alir baik, putih sampai agak putih, tidah berbau dan tidak berasa.
Pemakaian : Konsentrasi yang biasa digunakan di dalam formulasi tablet adalah antara 2-8% dengan konsentrasi optimum 4%., walaupun dalam banyak kasus, 2% sudah cukup.
Kelarutan : Larut sebagian di dalam etanol (95%), praktis tidak larut air.
pH                   : 3-5 atau 5,5-7,5 untuk larutan dispersi 3,3%
Stabilitas dan Penyimpanan : Stabil, disimpan di wadah yang tertutup baik terhindar cahaya OTT      : asam askorbat

4. Selulosa (selulosa, metilselulosa, CMC, CMC-Na, Avicel, Ac-Di-Sol, HPC) 

Metil selulosa (HOPE, 5th,462)
    Merupakan polimer selulosa rantai panjang yang rata-rata memiliki dua gugus hidroksi pada setiap unit heksosa yang termetilasi. Variasi bahan di pasaran berbeda dalam tingkat substitusi dan panjang rantai selulosanya. Metilselulosa dengan viskositas besar biasa digunakan dalam formulasi tablet sebagai penghancur.
    Pemakaian : Sebagai disintegran digunakan 2-10%
    Kelarutan : Larut dalam air dingin tetapi tidak larut dalam air panas. Tidak larut dalam eter, alkohol, kloroform, dan larutan jenuh garam. Larut dalam asam asetat glasial dan dalam campuran alkohol dan kloroform dengan perbandingan sama.
    pH           : 5,5-8 untuk suspensi 1% b/v.
    Stabilitas dan Penyimpanan : Serbuk metilselulosa stabil walaupun sedikit higroskopis. Disimpan di tempat kering dengan wadah trtutup baik.
    OTT : aminakrine hidroklorida, kolesterol, merkuri klorida, merkuri klorida, fenol, resorsinol, asam tanat, dan perak nitrat. (OTT ditunjukkan oleh kekeruhan dan hilangnya viskositas).

    CMC-Na (HOPE, 5th,120)
      Kelarutan : praktis tidak larut di dalam aseton, etanol, eter, dan toluene. Mudah terdispersi di dalam air membentuk larutan koloid.
      pKa : 4,3, larutan 1% dalam air mempunyai pH 6-8,5. Stabil pada rentang pH 5-10. viskositas musilago CMC Na menurun drastis pada pH di bawah 5 atau pH di atas 10.
      Stabilitas dan Penyimpanan : Pada kondisi kelembaban tinggi, CMC-Na dapat menyerap sejumlah air. Pada sediaan tablet hal tersebut berkaitan dengan penurunan kekerasan tablet dan peningkatan waktu hancur.
      OTT : Larutan asam kuat, garam besi terlarut dan logam lain seperti aluminium, raksa, dan seng, juga dengan xantan gum. Pengendapan dapat terjadi pada pH di bawah 2 dan ketika dicampurkan dengan etanol (95%). 

      Avicel (HOPE, 5th,134)
        Avicel yang digunakan merupakan avicel yang tidak terdispersi di dalam air, dapat digunakan sebagai pengikat, pengisi, penghancur, dan pelincir pada sediaan tablet.
        -        Avicel jika dikombinasi dengan starch lebih efektif daya disintegrasinya
        -        Kekurangan avicel adalah kecenderungannya untuk membentuk muatan listrik dan meningkatkan kandungan lembab, terkadang menyebabkan pemisahan pada saat granulasi. Hal ini dapat diatasi dengan mengeringkan avicel untuk menghilangkan lembab.
        -        Pada saat digranulasi basah, dikeringkan, kemudian dikompres, tablet yang terbentuk tidak hancur secepat saat tidak terbasahi.
        (Lachman Tablet, 175) Pemakaian : Sebagai penghancur tablet digunakan 5-15%
        Kelarutan : Tidak larut dalam air, pelarut asam dan pelarut organik lainnya, agak sukar larut dalam NaOH (1:20).
        pH stabilitas : 5,5 – 7
        Stabilitas dan Penyimpanan : stabil, higroskopis, simpan dalam wadah tertutup rapat.
        OTT : senyawa oksidator kuat, zat sensitif lembab (c/ aspirin, penisilin, vitamin), kecuali avicel dikeringkan sampai kandungan lembabnya kurang dari 1 % dan diperlakukan di ruangan kelembaban rendah. HCl, HgCl, AgNO3, fenol, asam tanat.
        Ac-Di-Sol (HOPE, 5th,211)
          Natrium Kroskarmelosa digunakan dalam sediaan oral sebagai penghancur untuk kapsul, granul, dan tablet. Di dalam formulasi tablet, natrium kroskarmelosa dapat digunakan baik di dalam proses kempa langsung maupun granulasi basah. Jika digunakan pada granulasi basah maka Ac-Di-sol ditambahkan pada tahap proses basah dan kering (intra- dan ekstragranuler)
          -        Ac-Di-Sol merupakan ikatan silang dari CMC-Na dan sangat baik untuk digunakan sebagai disintegran dalam konsentrasi rendah (Lachman Industri, 703)
          Pemakaian : Konsentrasi 2% b/b digunakan untuk tablet kempa langsung sedangkan untuk proses granulasi basah digunakan konsentrasi 3% b/b.
          Kelarutan             : Tidak larut dalam air
          Stabilitas dan Penyimpanan : Disimpan di tempat kering, dingin, dan tertutup baik.
          OTT            : efek penghancur dari Acdisol dapat turun dalam proses pembuatan tablet dengan granulasi basah ataupun kempa langsung dimana terdapat bahan lain yang higroskopis seperti sorbitol.

          5. Gums (agar, pectin, guar gum)
          Guar gum (HOPE, 5th,315)
          Nama dagang guar gum : Jaguar
          Guar Gum berupa polimer, aliran baik, tidak sensitif terhadap pH, kelembaban. Warnanya tidak benar-benar putih; hilang warnanya pada tablet yang bersifat basa saat penyimpanan.
          (Lachman Tablet, 176)
          Bukan merupakan disintegran yang baik, karena kapasitas pengembangannya yang relatif rendah Guar gum digunakan di kosmetik, produk makanan, dan formulasi farmasetika. Di dalam formulasi tablet biasanya digunakan sebagai pengikat dan penghancur.
          Pemakaian                  : konsenrasi 1-10%
          Kelarutan : praktis tidak larut dalam pelarut organik. Di dalam air panas dan dingin guar gum terdispersi dan mengembang membentuk larutan tiksotropik dengan viskositas tinggi.
          pH  : 5-7 pada dispersi 1% b/v
          Stabilitas dan Penyimpanan : Dispersi guar gum memiliki kerja sebagai dapar (buffering action) dan stabil pada pH 4-10,5. Pemanasan yang lama dapat menurunkan viskositas dispersi. Disimpan di wadah kering dan tertutup baik.
          OTT                                 : Aseton, alkohol, tanin, asam kuat dan alkali. Ion borat jika terdapat di dalam dispersi akan mencegah hidrasi guar gum.

          6. Solka floc (selulosa kayu murni) (HOPE, 5th,136)
          -        Putih, berserat, inert, dapat digunakan tunggal atau kombinasi dengan starch untuk aspirin, penisilin, dan obat yang sensitif terhadap pH dan lembab.
          -        Efektif jika dikombiansi dengan clays (c/ kaolin, bentoni seperti amonium klorida, natrium salisilat, dan vitamin.
          (Lachman Tablet, 175) Pemakaian : Digunakan sebagai penghancur tablet pada konsentrasi 5-15%
          Kelarutan : praktis tidak larut air, asam dan kebanyakan pelarut organik. Sedikit larut dalam 5% b/v larutan natrium hidroksida.
          pH                   : 5-7,5 (suspensi 10% b/b)
          Stabilitas dan Penyimpanan : stabil, sedikit higroskopis. Disimpan di wadah kering dan tertutup baik.
          OTT                 : senyawa oksidator kuat

          7. Clays (Veegum, bentonit, kaolin)
          -        Pemakaian: 2-10%, sifat hilang jika digranulasi
          -        Penggunaan terbatas hanya pada tablet berwarna, karena warnanya tidak benar-benar putih
          -        Daya hancur kaolin lebih lemah daripada polimer-polimer berwarna.
          (Lachman Industri, 702)
          §  Bentonit (HOPE, 5th,58)
          Kelarutan :praktis tidak larut dalam air dan dalam larutan air tetapi mengambang menjadi massa yang homogen dan menempati kurang lebih 12 kali volume serbuk keringnya. Praktis tidak larut dan tidak mengembang dalam pelarut organik.
          pH : 9,5-10,5 untuk larutan 2% b/v (suspensi dalam air)
          Stabilitas dan Penyimpanan : Stabil terhadap suhu tinggi (lebih rendah dari 400°C). Dapat disterilisasi panas. Untuk serbuk sterilisasi pada suhu 170°C selama 1 jam setelah dikeringkan 100°C. Suspensi dalam air disterilisasi dengan autoklaf.
          OTT : Elektrolit kuat, partikel atau larutan yang bermuatan positif (kationik), sulphurated potash dan acriflavine HCl. Bentonit yang terdispersi akan terendapkan oleh adanya asam (karena dispersinya bersifat basa) dan oleh adanya alkohol.

          §  Veegum (HOPE, 5th,418)
          Pemakaian : Sebagai penghancur tablet digunakan pada konsentrasi 2-10%
          Kelarutan : Praktis tidak larut dalam air, tetapi dapat membentuk suatu dispersi koloid tiksotropik, praktis tidak larut dalam pelarut organik. Bisa tercampur dengan menggunakan alkohol sampai 40%.
          pH stabilitas : 3-11 (Art of compounding, 303)
          Stabilitas dan Penyimpanan : Stabil jika disimpan pada kondisi kering. Stabil pada rentang pH yang cukup besar, memiliki kapasitas permukaan basa, mengabsorpsi beberapa senyawa organik, tercampurkan dengan pelarut organik. Disimpan di wadah tertutup baik.
          OTT : Obat yang bersifat asam di bawah pH 3,5. Veegum dapat mengabsorpsi obat yang aktif sehingga mengakibatkan ketersediaan hayati yang rendah dari obat tersebut jika obat terikat kuat. (contoh : amfetamin sulfat, tolbutamid, warfarin sodium dan diazepam)

          8. Alginat (asam alginat dan Na-alginat)
          -        Pemakaian: 1-5% (asam alginat) atau 2,5-10% (Na-alginat)
          -        Memiliki afinitas yang besar terhadap air
          -        Tidak larut dalam air, sedikit asam dalam reaksi, dan sebaiknya hanya digunakan pada granulasi netral atau asam.
          -        Jika digunakan bersama garam alkali atau garam asam organik dapat membentuk gel dan menunda disintegrasi tablet
          -        Kompatibel untuk aspirin, analgesik, asam askorbat, formulasi multivitamin, dan garam asam. (Lachman Tablet, 175) 

          Na-alginat (HOPE, 5th,656)
          Na-alginat digunakan di dalam formulasi tablet sebagai pengikat dan penghancur. Selain itu digunakan juga di dalam formulasi sediaan sustained release karena sifatnya yang dapat menunda/memperlambat disolusi zat aktif dari tablet dan suspensi.
          Pemakaian : Sebagai penghancur tablet digunakan 2,5-10%.
          Kelarutan: Larut dalam air secara perlahan-lahan (1:20) merupakan larutan koloidal yang viskos bewarna putih sampai coklat kekuningan. Praktis tidak larut dalam alkohol, kloroform, eter, dan larutan yang mengandung lebih dari 30% alkohol. Tak larut dalam larutan asam (pH lebih rendah dari 4).
          pH : 7,2 untuk larutan 1% b/v
          Stabilitas dan Penyimpanan : Na-alginat merupakan bahan yang higroskopi namun stabil jika disimpan di tempat dengan kelembaban relatif rendah dan temperatur dingin (kedap udara) .
          OTT : Turunan akridine, kristal violet, phenimercuric acetate and nitrate, garam kalsium, logam berat, dan etanol dengan konsentrasi yang lebih besar dari 5%. Konsentrasi elektrolit yang tinggi dapat menyebabkan peningkatan viskositas hingga dapat menimbulkan salting-out (Na-alginat); salting-out terjadi jika NaCl lebih besar dari 4%.

          Asam Alginat (HOPE, 5th,21)
          Digunakan dalam formulasi sediaan oral dan topikal. Di dalam sediaan tablet, asam alginat digunakan baik sebagai pengikat maupun penghancur pada konsentrasi 1-5%.
          Pemakaian                  : Sebagai pengahancur digunakan 1-5%
          Kelarutan : larut dalam alkali hidroksida membentuk larutan kental, sedikit larut atau praktis tidak larut di dalam etanol 95% dan pelarut organik lainnya, mengembang di dalam air namun tidak terlarut.
          pH                 : 1,5-3,5 untuk dispersi 3% b/v.
          Stabilitas dan Penyimpanan : Asam alginat dihidrolisis perlahan-lahan pada suhu hangat menghasilkan materi dengan berat molekul yang lebih rendah dan viskositas dispersi yang lebih rendah pula. Penyimpanan di wadah yang kering dan tertutup baik.
          OTT                : Senyawa oksidator kuat, logam alkali tanah dan logam golongan III dengan pengecualian magnesium dan semua bentuk garam alginat yang tak larut.

          9. Polyclar AT (polyplasdone XL, polyplasdone XL10) (HOPE, 5th,214)
          -        Crosslinked, homopolimer dari vinilpirolidon
          -        Polyplasdone XL meningkatkan disintegrasi dan disolusi, tidak menurunkan kekerasan
          (Lachman Tablet, 176-77)
          Pemakaian : Polyplasdone atau crospovidone merupakan penghancur tablet yang tidak larut air, digunakan pada konsentrasi 2-5% untuk tablet kempa langsung ataupun tablet dengan metode pembuatan granulasi basah dan kering .
          Kelarutan : praktis tidak larut air dan kebanyakan pelarut organik umum.
          pH : 5-8 (1% w/v aqueous slurry)
          Stabilitas dan Penyimpanan : Stabil, namun karena higroskopis maka penyimpanan dilakukan di wadah kering, dingin, dan kedap udara.
          OTT                                 : membentuk molecular adducts di dalam larutan dengan sulfatiazol, natrium salisilat, asam salisilat, fenobarbital, tanin, dan senyawa lain.

          10. Amberlite IPR 88 (ion exchange resin) (HOPE, 5th,532)
          -        Dapat mengembang dalam air
          -        Harus hati-hati memilih karena dapat mengabsorbsi obat
          Pemakaian : Konsentrasi antara 2-10% b/b namun dengan konsentrasi 2% biasanya telah cukup efisien.
          Kelarutan : praktis tidak larut air dan kebanyakan cairan lain meskipun cepat mengembang jika terbasahi.
          pH                    : 5-14
          Stabilitas dan Penyimpanan : Stabil terhadap cahaya, udara, dan panas hingga suhu maksimum 120°C. Pemanasan yang berlebihan dapat menyebabkan dekomposisi resin dan dapat menghasilkan satu atau lebih oksida-oksida karbon, nitrogen, sulfur, dan/atau amin.
          OTT                  : Senyawa oksidator kuat, amin, dan sebagian amin tersier.
          Disintegran yang biasa digunakan
          Disintegran Konsentrasi (% w/w)
          Starch 5-20
          Starch 1500 5-15
          Avicel PH 101, PH 102Solka floc 5-15
          Asam alginat 5-10
          Explotab 2-8
          Guar gum 2-8
          Polyclar AT (PVP, crosslinked PVP) 0.5-5
          Amberlite IPR 88 0.5-5
          Metilselulosa, CMC-Na, HPC 5-10
          (Lachman Tablet, 174)

          Tidak ada komentar:

          Posting Komentar

          Narsizzz..... ^_^

          You Love Me